Kota Malang, tagarjatim.id – Pembahasan revitalisasi Pasar Besar terus dilakukan secara intensif untuk menghindari kesalahpahaman masyarakat.

Beberapa pihak merasa prosesnya terlalu cepat, namun Anggota Komisi B DPRD Kota Malang, Achmad Zakaria memastikan bahwa evaluasi terus dilakukan dan mereka tetap berkomunikasi dengan pihak terkait, meskipun hingga kini belum ada tindakan penyelidikan.

Zakaria menekankan pentingnya diskusi lebih lanjut dengan pedagang Pasar Besar untuk menemukan solusi terbaik.

“Kami akan terus berkomunikasi dengan pedagang untuk mencapai mufakat. Pasar ini menjadi sumber nafkah bagi ribuan orang, sehingga solusi yang ditemukan harus menguntungkan semua pihak,” ujar Zakaria, Senin (17/2/2025).

Menurutnya, adanya dualisme dalam rencana pembangunan dan renovasi pasar harus segera diselesaikan agar tidak menimbulkan kebingunggan. Ia berharap ada jalan tengah yang menguntungkan semua pihak, mengingat pasar tersebut melibatkan sekitar 4.500 pedagang yang menggantungkan hidup mereka di sana.

Meskipun belum ada target waktu tertentu, Zakaria menegaskan bahwa Komisi B DPRD Kota Malang menginginkan masalah ini segera selesai agar tidak menimbulkan isu-isu yang dapat merugikan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa apapun yang diputuskan nantinya adalah yang terbaik untuk Pasar Besar dan pedagangnya,” tambahnya.

Dewan juga akan terus mendorong pemerintah untuk mencari solusi yang tepat, mengingat Pasar Besar memiliki nilai historis yang penting bagi Kota Malang.

“Saat ini, belum ada keputusan terkait relokasi, namun semuanya masih dalam pembahasan,” pungkas Zakaria.

Komisi B akan terus berupaya mendengarkan aspirasi masyarakat dan pedagang, serta mencari jalan keluar terbaik demi kepentingan semua pihak yang terlibat. (*)